Ya, aku belum bisa mengucapkan nama mu lagi
Di surat, di buku harian dan percakapan sehari hari
Seperti dulu, nama mu belum bisa kusebut kini
Dari sekian ratus senja yang kucatat
Namun, pada suatu hari kan kusebut nama mu utuh
Musim pun mulai berganti
Waktu seakan tak peduli dan terus berjalan
Meninggalkan mereka yang terlelap dalam mimpi
Ya,ada suatu hari kan kusebut nama mu utuh
Dan aku yakin bahwa aku telah melupakan mu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar