Sabtu, 26 Maret 2011

Bersama mu kita lupakan sedih

Bersama mu kita tertawakan derita di hati
Mereka tak akan mengerti, mari menari
Mereka tak akan mengerti, mari bernyanyi
Hingga sedih pun tak mau datang lagi
Jangan biarkan sedih mu butakan mata hati
Kami masih ada di samping mu
Bersama, tak perlu ada duka disini
Kita tertawakan duka, tak usah pedulikan mereka
Yang tak akan pernah mengerti pedih nya luka

Kobarkan api harapan, lanjutkan perjuangan
Mari kembali mengejar mimpi, simpan sedih mu nanti
Suatu petang nanti kita akan menangis bersama


Kamis, 17 Maret 2011

My next destination



SKW
 : 
Rancabuaya
Kecamatan
 : 
Caringin
Jenis Wisata
 : 
Alam
Daya Tarik
 : 
Pantai

Lingkungan Alam Fisik

Pantai Rancabuaya memiliki ketinggian 0-200 m di atas permukaan laut, curah hujan sebesar 1.200 mm/tahun dengan penyinaran matahari yang sedang dan kekuatan tiupan angin kecil. Perairan pantai berwarna biru, bau air normal, dan temperatur normal. Tinggi gelombang rata-rata kurang dari 1 meter, dan material dasar laut berupa pasir halus, batu karang, dan pas ir kasar termasuk daerah sepanjang garis pantai. Kemiringan laut landai, serta ditumbuhi rumput laut dan gang gang hijau sebagai flora laut dominan. Sedangkan fauna laut dominannya adalah ikan tuna dan ikan karang.


Daerah pesisir pantai yang landai ini memiliki material berupa pasir halus putih bersih, dengan panjang 1.000-2.000 dan lebar 100-200 m, serta tingkat abrasi yang kecil, sehingga stabilitas pantainya eukup baik. Flora dominan yang berada di tepi pantai adalah pohon kelapa dan pohon ketapang. Pantai Rancabuaya memiliki kualitas lingkungan dan kebersihan yang baik, dan hampir tidak terdapat berbagai bentuk pencemaran. Pantai ini memiliki visabilitas bebas dengan tingkat kebisingan yang rendah.

Secara administrative, di sebelah utara Rancabuaya berbatasan dengan
Desa Caringin, di sebelah barat dengan Samudra Hindia, sebelah selatan dengan Desa Indralayang, dan di sebelah timu, berbatasan dengan Desa Sinarjaya. Seeara alamiah, lingkungan alam yang menjadi batas pantai ini adalah lahan pertanian dan perkebuna!l di sebelah utara, Samudra Indonesia di sebelah barat dan timur, dan lahan pertanian di sebelah selatan.
Pantai Raneabuaya yang terletak di desa Purbayani Kecamatan Caringin ini memiliki luas 10 ha dengan luas kawasan keseluruhan sebesar 1.524 ha. Oari seluruh area tersebut yang telah dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas wisata sebesar : ? 2 ha.


 Sumber listrik di kecamatan ini yang berasal dari PLN dengan tegangan 220 volt dan distribusi yang baik, sedangkan sumber air bersih berasal dari Sungai Cihideung dan Sungai Cihrashas yang mempunyai kualitas air yang jemih, rasa air tawar, dan tidak berbau. Untuk sistem pembuangan limbah di kawasan pantai mempergunakan tempat sampah non-permanen yang tersebar di dalam area pantai. Sistem komunikasi di kawasan ini menggunakan telepon dengan jumlah yang memadai.
Ada 2 sifat kegiatan pariwisata yang dapat dilakukan oleh para wisatawan yang berkunjung ke objek wisata ini, yaitu yang bersifat aktif hiking dan tracking serta yang bersifat pasif yaitu menikmati pemandangan.
Status kepemilikan lahan area pantai Rancabuaya adalah 70% tanah milik dan sisanya adalah tanah desa, sedangkan pengelolaannya dilakukan oleh Kompepar (Kelompok penggerak pariwisata) yang anggotanya terdiri dari masyarakat setempat.

 

Aspek Khusus
Area pantai ini memiliki 22 buah villa milik mahasiswali dan dosen ITS, dan 4 buah penginapan dalam kondisi yang baik, 40 buah kios dengan kondisi baik, dan sebuah tempat parkir seluas 3 ha yang dapat menampung 100 bus, kondisinya masih dalam pembangunan dengan lapisan permukaan tanah dan vegetasi peneduh memadai.
Di pantai ini disediakan 2 buah tDilet umum yang dimiliki secara pribadi, dengan tingkat kebersihan/sanitasi cukup dan kondisi bangunan baik. tempat bilas 2 buah dengan kondisi dan tingkat kebersihan yang cukup, shelter (tempat berteduh) 2 buah dengan kondisi dan kebersihan yang cukup baik. Tidak jauh dari lokasi pantai terdapatpos kesehatan yang merupakan sarana kesehatan umum bagi masyarakat.
Pintu keluar-masuk yang berfungsi sebagai pos tiket ada 1 buah dengan kondisi cukup. Tiket masuk ke pantai yang dtentukan pengelola sebesar Rp. 1.000,-lorang.

 

Aksesibilitas
Alat tranportasi yang dapat digunakan untuk menuju ke pantai In. adalah 3 buah minibus (bus 3/4) trayek Rancabuaya-Garut yang frekuensinya terjadwal dan beroperasi antara pukul 04.30-08.00. Untuk transportasi ke kawasan, dapat juga mempergunakan angkot yang tidak terjadwal atau mempergunakan kendaraan angkutan desa yang disebut "paranggong" berupa mobil bak terbuka.
Jarak kawasan Rancabuaya dari Ibu kota Provinsi Jawa Sarat 167 km, dan jarak dari Ibu kota Kabupaten 105 km, dan jarak dari pusat pembantu Kecamatan (Caringin) 30 km. Akses menuju Pantai Rancabuaya berupa jalan raya kecamatan dengan lebar 6 m dan panjang 120 km, sedangkan akses di dalam kawasan atau menuju area pantai berupa jalan selebar 4 m dengan kondisi cukup baik.




Ketika aku beranjak tua

  • Ketika aku sudah tua, bukan lagi seperti semula mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku.

  • Ketika aku berulang-ulang berkata tentang sesuatu yang telah bosan kau dengar bersabarlah mendengarkan jangan memutus pembicaraanku. Ketika kau kecil aku selalu harus mengulang cerita yang beribu kali kuceritakan agar kau tertidur.
  • Ketika aku memerlukan untuk memandikanku, jangan marah padaku.  Ingatlah sewaktu kau kecil aku harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi.
  • Ketika aku tak paham teknologi dan hal-hal baru jangan mengejekku.  Pikirkan bagaimana dulu aku begitu sabar menjawab setiap "mengapa" darimu.
  • Ketika aku tak dapat lagi berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku.  Seperti aku memapahmu saat kau berjalan-jalan waktu masih kecil.
  • Ketika aku sewaktu melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu untuk mengingat.  Sebenarnya bagiku apa yang  dibicarakan tidaklah penting asalkan kau disamping dan mendengarkan aku sudah puas.
  • Ketika kau melihat aku yang mulai menua, mengertilah dan dukunglah aku, seperti aku menghadapimu ketika kau mulai belajar menjalani kehidupan.  Sekarang temani aku menjalani sisa kehidupanku.
  • Beri aku cinta dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh rasa syukur.  Dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu.
Semoga anak-anakku masih bisa melihat tulisan ini ketika mereka dewasa dan aku sudah tua.
( Dari Seorang Teman) 

Sumber : http://notnegativethink.blogspot.com/2010/10/ketika-aku-sudah-tua.html

Saya benci pesta

Gue benci pesta. Segala jenis pesta, mengatasnamakan apapun, gue tetep benci pesta. Entah itu pesta pernikahan, pesta perayaan, pesta ulang tahun atau segala jenis pesta yang hanya khusus bagi orang orang yang diundang. Pesta yang gue maksud disini yaitu pesta yang menghabiskan banyak dana, walaupun mungkin mereka terlanjur berkecukupan dan tidak tahu bagaimana menghabiskan uang mereka.

Menurut gue, pesta adalah tempat dimana kesenjangan terlihat jelas namun sengaja ditutup tutupi. Sedangkan tamunya adalah orang orang sombong yang tidak peduli atau mungkin berusaha untuk tidak peduli dengan keadaan sekitar mereka yang serba kekurangan cenderung pas pasan. Kaum mengengah ke bawah pun seakan tidak mau kalah. Gaya hidup di kota yang cenderung konsumtif membuat orang orang berlomba lomba mengadakan pesta semewah mewahnya, dengan segala macam cara.

Di pesta, dimana orang berdansa dengan lagu lagu indah, sedangkan di angkutan umum pengamen bernyanyi sumbang mengharapkan rupiah dikejar oleh Satpol PP. Makanan terhampar dimana mana, sedangkan mereka yang kurang beruntung harus mengais ngais makanan di tempat sampah. Orang orang tertawa dan tersenyum, sementara banyak orang yang menangis sedih dan frustasi akibat harga bahan sandang makin melambung. Rakyat menengah ke bawah hanya akan menjadi penonton di setiap pesta tanpa pernah menikmati suasana pesta nya kaum menengah ke atas.

Yang paling gue benci adalah pesta perayaan sweet seventeen nya anak remaja zaman sekarang. Kalo diizinkan, gue akan teriak kepada mereka mereka yang apalagi sampai harus menghabiskan banyak uang orangtuanya untuk satu pesta yang menurut gue seharusnya tidak perlu secara bermewah mewahan, seperti kebanyakan anak muda yang gue amati. Gue akui, usia 17 tahun emang penting, bahkan terkadang di lebih lebihkan oleh kebanyakan orang. Kebiasaan ini yang harus nya bisa paling tidak dibuat lebih sederhana. Toh, tanpa perayaan ulang tahun pun usia kalian tetep akan tambah kan? Lagipula, pesta ulang tahun adalah kebiasaan barat yang ditularkan kepada negara di timur. Bahkan agama pun tidak menghendaki diadakan nya pesta ulang tahun, jika kalian masih peduli dengan agama.

Sesuatu yang baik tidak selalu perlu dirayakan dengan cara yang berlebihan. Menurut gue, pesta ideal adalah pesta yang gak usah pake undangan dan tidak menganggu sarana dan prasarana umum. Pesta dimana siapa saja boleh datang dan meramaikan, tidak hanya sebatas golongan. Pesta dimana membaurnya segala jenis ras, suku, agama dan tempat bertemunya antara miskin dan kaya sehingga tidak menimbulkan kesenjangan.








Catatan Demostran Mesir.

Kepada Rakyat Mesir dan dunia,

Kami para pengunjuk rasa yang saat ini menduduki lapangan merdeka Tahrir, di Kairo, sejak 25 Januari 2011, mengutuk dalam-dalam serangan brutal yang dilakukan oleh para tentara bayaran yang disponsori Partai Nasional Demokrat (PND) pada Rabu, 2 Februari di bawah kedok "aksi" mendukung Presiden Mubarak. Serangan itu terus berlanjut pada hari Kamis tertanggal 3 Februari.Kami menyesali bahwa sekelompok pemuda/i ikut bergabung dengan para preman dan penjahat yang biasa disewa PND selama pemilu untuk menghasut dan menyebarkan kebohongan yang diedarkan melalui media rejim tentang kami dan tujuan kami. Tujuan kami adalah mengubah sistem politik kepada haluan yang menjamin kebebasan, martabat, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat, juga merupakan tujuan dari gerakan para pemuda/i. Oleh karena itu, kami akan menjelaskannya sebagai berikut:
   

Pertama, kami adalah sekelompok pemuda/i Muslim dan Kristen rakyat Mesir, mayoritas dari kami bukan anggota partai politik apa pun dan tidak memiliki aktivitas politik sebelumnya. Gerakan kami melibatkan: orang tua dan anak-anak, petani, pekerja, profesional, mahasiswa, dan pensiunan. Gerakan kami tidak dapat digolongkan sebagai "dibayar" atau "diarahkan oleh" yang mampu memobiliasi jutaan orang sebagai reaksi perlambang penggulingan rezim. Orang-orang yang bergabung dengan kami, Selasa lalu, di Kairo, dan wilayah lainnya, yang telah mengalami berbagai situasi, tidak ada satu pun kasus kekerasan, penjarahan atau pelecehan terjadi.

 

Kedua, gerakan kami dituduh didanai dari luar negeri, didukung oleh Amerika Serikat, diprovokasi oleh Hamas, sebagai kelompok di bawah kepemimpinan presiden Majelis Nasional untuk Perubahan (Mohamed El-Baradie) dan yang terakhir dan penting, sebagai kelompok yang diarahkan oleh Ikhwanul Muslimin. Banyak tuduhan-tuduhan seperti itu terbukti bohong. Para pengunjuk rasa semuanya adalah rakyat Mesir yang memiliki capaian tujuan nasional yang jelas dan spesifik. Para pengunjuk rasa tidak memiliki senjata atau peralatan asing sebagaimana dituduhkan oleh para penghasut. Tanggapan positif dari rakyat Mesir, dimana faksi internal atau eksternal atau entitas lainnya, menerima gerakan pada umumnya.

 




Ketiga, rejim dan media yang dibayar telah berbohong menyalahkan kami, massa pemuda/i, yang menyebabkan bentrokan dan ketidakstabilan di jalan-jalan Mesir dalam beberapa hari terakhir dan oleh karena itu telah merusak kepentingan bangsa dan keamanan nasional. Jawaban kami kepada mereka: adalah bukan pengunjuk rasa damai yang membebaskan pelaku kriminal dari penjara ke jalan-jalan, dibiarkan untuk melakukan penjarahan dan perampasan. Bukan kami, pengunjuk rasa damai, yang telah memberlakukan jam malam mulai pukul 03.00 sore. Bukan kami, pengunjuk rasa damai, yang berhenti bekerja di bank-bank, toko-toko roti, dan pompa-pompa bensin. Kami berhasil memobilisasi satu-juta pengunjuk rasa hadir dalam bentuk akbar, terorganisir, dan berakhir damai. Bukan kami, para demonstran, yang membunuh 300 orang beberapa dengan peluru tajam dan telah melukai lebih dari 2.000 orang dalam beberapa hari terakhir.

 

Keempat, Presiden Mubarak berpidato pada Selasa untuk mengumumkan bahwa ia tidak akan mencalonkan diri dalam pemilihan umum presiden mendatang dengan mengubah dua pasal dalam Konstitusi dan melibatkan diri dalam dialog dengan pihak oposisi. Namun, televisi pemerintah telah menyerang kami ketika menolak "konsesi" dan memutuskan untuk melanjutkan dengan tuntutan kami. Permintaan kami, Mubarak harus segera diturunkan bukan persoalan pribadi, tetapi kita memiliki alasan yang jelas untuk itu:

* Janjinya untuk tidak mencalonkan diri lagi bukan hal baru. Dia telah berjanji ketika berkuasa pada 1981, bahwa ia tidak akan menjabat selama lebih dari dua periode, namun terus menjabat selama lebih dari 30 tahun.

* Pidatonya tidak memberi jaminan untuk tidak mencalonkan anaknya "Gamal" yang menjadi anggota partai berkuasa, dan bisa mengikuti pemilu tanpa perlu berada di bawah pengawasan peradilan sejak ia mengabaikan perubahan Pasal 88 pada konstitusi.

* Dia juga menganggap gerakan ini sebagai sebuah "plot yang mengarah dengan paksaan" yang melawan kepentingan bangsa yang menanggapinya, seolah-olah tuntutan masyarakat adalah "mempermalukan" atau "penghinaan".

* Berkaitan dengan janjinya untuk melakukan dialog dengan pihak oposisi, kita tahu beberapa kali, selama bertahun-tahun terakhir ini, rejim mengklaim hal ini dan berakhir dengan memenangkan kepentingan sempit pemerintahan Mubarak dan beberapa orang yang mengendalikannya.

 

Peristiwa Rabu berdarah telah membuktikan sikap kami terbukti benar. Sementara Presiden memberikan janjinya, para pemimpin-peimpin rejim mengorganisir (melalui preman yang dibayar dan ingin mempersenjatai mereka dengan pedang, pisau, dan bom Molotov) serangan brutal yang ditujukan kepada kami di Lapangan Merdeka Tahrir. Mereka, para preman dan penjahat, didampingi anggota PND yang menembakkan peluru tajam dengan senapan mesin kepada para demonstran tidak bersenjata yang terjebak di lapangan, menewaskan sedikitnya 7 orang dan melukai ratusan yang kritis kondisinya. Hal itu dilakukan untuk mengakhiri gerakan damai kerakyatan nasional dan mempertahankan status quo.

Gerakan kami adalah gerakan rakyat Mesir - gerakan kami adalah sah - dan kami akan terus bergerak!


Sumber : http://bingkaimerah-indonesia.blogspot.com/2011/02/pernyataan-sikap-gerakan-pemudai-di_06.html

Rabu, 16 Maret 2011

Relawan untuk membangun negeri ini

Darmanytias, salah seorang pengamat pendidikan, pernah mengatakan "jika pendidikan itu mahal maka siapa lagi yang mau jadi relawan dan melaksanakan kerja-kerja sosial".

Gue setuju sama kalimat ini. Kalo pendidikan itu mahal, siapa yang mau jadi relawan kerja sosial? Siapa yang mau jadi guru di rumah singgah anak anak jalanan setelah kuliah yang menghabiskan banyak uang? Siapa yang mau jadi ahli geologi spesialis gempa kalo menjadii ahli perminyakan lebih menguntungkan dari segi finansial? Padahal Indonesia masuk daerah "ring of fire". Siapa yang mau berjuang bagi hajat orang banyak kalo mindset orangtua kebanyakan adalah melihat anaknya "sukses" dalam arti secara finansial. Cuma sedikit atau mungkin gak ada orangtua yang melihat bagaimana dedikasi sebuah pekerjaan, sekecil apapun tapi dapat berguna bagi hajat orang banyak.


Tidak bermaksud menyalahkan, tapi itulah realita di negeri ini. Sayang nya, pemerintah sebagai lembaga tertinggi di negara ini justru seakan menebar bibit kapitalisme dan memberi nya pupuk agar bisa tumbuh cepat. Kurang nya apresiasi pada mereka yang berjuang bagi kepentingan banyak orang membuat banyak orang enggan melirik pekerjaan ini. Padahal, bagi negara berkembang seperti kita ini sangat dibutuhkan orang orang yang berdedikasi penuh dan mengabdi pada kepentingan banyak orang, terutama di sektor pendidikan.



Sabtu, 12 Maret 2011

Derita hewan di belantara kota

Jikalau pun aku mengerti bahasa mu
Mungkin yang kau dengar adalah ratapan nestapa
Dari kalian, hewan hewan malang yang tak bersalah
Tak jarang kau mendapat perlakuan kasar
Oleh para manusia yang menjadikan kalian barang koleksi
Ya, mereka anggap kalian hanya barang yang tak bernyawa
Oh para binatang yang malang
Terperangkap di dingin nya kota, tanpa udara bersih
Rindang nya hutan telah berubah menjadi megahnya gedung bertingkat
Ya, itu juga keegoisan manusia tentu

 
Sebagian dari kalian
Terkurung di teralis bau amis, jarang di bersihkan
Disodori makan dan minum
Tali kekang diikat di lehermu
 Simbol kebebasan yang terkekang oleh keegoisan manusia
Bukan itu yang mereka inginkan
Melainkan tempat aman untuk berlarian menyongsong mentari



Sebagian dari kalian
Terpaksa harus hidup di jalanan
Bahkan banyak diantaranya harus mati mengenaskan
Diinjak mobil mobil bengis tak berperasaan
Sarang mu berubah menjadi jalan beraspal yang panas
Dan terasa menyakitkan, tak seperti dulu
Oh sungguh, maafkan kami para manusia sombong



Sebagian dari kalian
Kalaupun hidup di alam liar
Tak jarang harus berkelit kala pemburu gelap datang
Berlari dari kejaran pemangsa kejam
Amboi! mereka lebih kejam dari raja hutan sekalipun
Tak cukup mati, bagian tubuh mereka dikoleksi bagaikan pernak pernik
Seakan nyawa tak cukup berharga, mereka meludah diatas bangkai kalian



Selasa, 08 Maret 2011

Saya satu diantara jutaan anak anak Indonesia

Kali ini, gue enggak ngomongin 'revolusi melati' nya timur tengah walopun udah gatel banget pengen berkomentar dan nulis teori konspirasi ala gue. Lagian gue juga masih mengamati perkembangan nya, baru nanti nulis kesimpulan 'revolusi melati'.

Yang mau gue omongin adalah tentang bagaimana cara kita menjadi berbeda dari orang banyak.Dimulai dari latar belakang masalah. Dari sekian milyar orang, emang gak mungkin kita bener bener beda. Tapi paling nggak kita bisa beda dari orang kebanyakan. Kalo ngomong begini, pasti nanti balik lagi ke jati diri. Siapa lo sebenernya? Apa bedanya lo dengan jutaan anak di Indonesia? Penting gak sih lo hidup di dunia ini? Membawa tujuan apa kita hidup di bumi?

Oke, tapi gausah pikirin seberapa gak berguna nya lo di dunia ini. Pikirin aja bagaimana caranya supaya lo bisa berbeda di banding rata-rata-orang-kebanyakan. Jalan paling awal ya, tentuin dari mana lo akan berusaha untuk berbeda. Pilihan nya banyak, contoh nya : seni, olahraga, pendidikan, dan macem macem. Gue memilih seni, sebagai jalan keluar gue untuk menjadi berbeda. Biasa nya fase ini yang paling sulit, karena diikuti dengan pencarian jadi diri.

Kita gak perlu angka angka di rapot untuk sukses. Yah, walopun nilai nilai itu punya andil untuk bikin persepsi orang ke kita nanti kalo mau ngelamar kerja. Tapi yang paling penting adalah konsep out of the box. Yap. Di zaman yang semakin maju ini, dibutuhkan orang yang berani keluar dari jalur mainstream cara berfikir orang kebanyakan dan melakukan hal hal yang dianggap orang lain 'gila'.

Setelah lo dapet apa yang mau lo kembangin, maka tuntutlah ilmu mengenai bidang tersebut. Kejar ilmu itu, walopun mesti nangis darah, meringis kesakitan, dan teriak teriak minta berhenti.