Selasa, 01 Februari 2011

Mereka adalah ojek payung

Kala musim hujan datang
Di sebuah sudut jalan seberang mall
Sepintas tak ada yang aneh
Namun lihatlah ke sudut sudut terpencil
Anak anak pengojek payung siap sedia menawarkan jasa

Jumlah mereka puluhan
Dengan payung besar menunggu di tepi jalan
Ketika itu gelap sudah tiba di Jakarta
Hujan tak mau reda, turun tiada henti
Bermodalkan sebuah payung
Yang mungkin tak bisa hilangkan dingin yang datang menyerang

Mereka menunggu dan terus menunggu
Mengadu kekuatan dengan dingin nya malam
Satu-dua orang pakai jasa nya
Walaupun terkadang yang mereka dapatkan hanyalah
Sebuah senyum dan ucapan terima kasih
Mereka tetap setia, menunggu hujan reda


Jikalau pun kau bertanya
Salah siapa semua ini
Kau bisa salahkan banyak orang
Bahkan mungkin tuhan bisa kau jadikan tersangka
Yang paling menyakitkan adalah
Ketika kita tidak bisa berbuat apa apa untuk menolong mereka..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar